Bingung cara menghitung atap baja ringan agar hemat biaya? Temukan solusi perhitungan material tepat untuk pemasangan atap efisien dan tahan lama.
Hubungi +62 85167440655 untuk penawaran terbaik!.
Berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk menghitung atap baja ringan, mulai dari perhitungan luasan rumah, luasan atap, sampai kebutuhan kanal C, reng, dan sekrup.
Cara Menghitung Atap Baja Ringan
Adapun terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam cara menghitung atap baja ringan yang efektif dan optimal. Hal ini agar nantinya hasil perhitungan lebih akurat sehingga pembelian dan penyediaan material juga lebih maksimal.
Secara umum perhitungan ini harus dimulai dengan menghitung luasan rumah untuk dapat mengetahui area luasan atap, dan kemudian barulah menghitung kebutuhan material yang digunakan. Lebih jelasnya berikut ini detail mengenai perhitungan yang dimaksudkan.
Perhitungan Luasan Rumah
Langkah pertama dalam menghitung kebutuhan atap adalah mengetahui ukuran bangunan atau rumah yang akan dipasangi atap. Hal ini bisa dilakukan dengan cara berikut.
- Ukur panjang dan lebar rumah dalam satuan meter secara lengkap terutama untuk area yang akan dipasangi atap.
- Hitung luasan dasar rumah dengan rumus dasar luasan rumah adalah panjang kali lebar.
Perhitungan Luasan Atap
Karena atap memiliki kemiringan, luasan atap akan lebih besar dibandingkan luasan dasar rumah. Biasanya, atap berbentuk segitiga/pitched roof, sehingga kita harus mengakomodasi kemiringan atap dalam perhitungan.
Pertama tentukan kemiringan atap dalam derajat (misalnya 30°) atau menggunakan rasio kemiringan (contoh: 30/100 = 30 cm naik per 100 cm horisontal). Lalu hitung panjang atap yang sesungguhnya mengacu pada kemiringannya.
Perhitungan Kebutuhan Kanal C, Reng, dan Sekrup
Kanal C merupakan rangka utama baja ringan yang menopang struktur atap. Kebutuhan kanal C bergantung pada jarak antar kuda-kuda (tiang penopang atap).
Untuk menghitunganya, tentukan jarak antar kuda-kuda, umumnya antara 1,2–1,5 m, misalnya 1,2 m. Kemudian hitung jumlah kuda-kuda yang dibutuhkan.
Selanjutnya, reng merupakan tulangan sekunder yang dipasang melintang dari kuda-kuda untuk menyangga penutup atap. Untuk menghitung kebutuhan reng terlebih dahulu tentukan jarak reng, standar berkisar 30–40 cm, misal 40 cm, baru kemudian hitung jumlah reng per sisi atap.
Terakhir sekrup digunakan untuk mengencangkan rangka baja ringan dan penutup atap. Umumnya, per batang reng menggunakan sekitar 4–6 sekrup.
Jasa Kontraktor Baja Ringan Profesional
Perhitungan kebutuhan atap baja ringan harus dimulai dari ukuran bangunan, dilanjutkan dengan menghitung luasan atap berdasarkan kemiringan. Dari luasan tersebut, kita dapat menentukan kebutuhan jumlah kuda-kuda sebagai rangka utama (kanal C), reng sebagai tulangan kedua, dan akhirnya sekrup untuk pengencangan masing-masing komponen.
Dengan menghitung secara tepat, proses pemasangan bisa berjalan lancar, efisien dan menghindari kekurangan atau pemborosan material. Sedangkan untuk hasil akhir yang lebih baik, kepada calon customer yang ingin mencari/menggunakan cara menghitung atap baja ringan paling mudah, agar tidak ragu berkonsultasi gratis ke nomor telepon +62 85167440655.
Dapatkan informasi yang jelas dan memadai terutama terkait dengan skema cara menghitunga atap baja ringan yang tepat. Adapun FCK CORPORATION juga sekaligus menyediakan jasa konstruksi gudang dan pabrik, kontraktor baja berat, dan kontraktor baja ringan.
